Jangan Mau Kalah! Ini Cara Menghadapi Pelakor Agar Jera

Suami direbut pelakor mungkin bisa meluluhlantakkan hati Anda, tetapi jangan sampai pelakor menjatuhkan harga diri Anda. Tunjukkan bahwa cara menghadapi pelakor yang Anda gunakan berkelas dan berkualitas.

Menghadapi pelakor dengan cara-cara berikut bisa membantu Anda menyelesaikan masalah dengan lebih tenang dan anti-ribut. Ditambah lagi, menghadapi pelakor dengan cara-cara yang tenang berikut bisa membantu membentuk citra Anda sebagai wanita yang berwibawa dan cool!

Definisi Pelakor

definisi pelakor

Istilah ini sudah banyak diketahui masyarakat, namun bukan tidak mungkin Anda masih belum tahu apa yang dimaksud dengan pelakor.

Singkatnya, pelakor merupakan singkatan dari ‘perebut laki orang’. Dari kepanjangan pelakor sendiri, barangkali Anda sudah memiliki gambaran tentang apa itu pelakor. Pelakor bisa dideskripsikan sebagai wanita yang merebut pasangan (suami) Anda. Bahkan, ada juga orang yang mendeskripsikannya secara ekstrem sebagai penghancur rumah tangga seseorang. 

Cara Menghadapi Pelakor dengan Elegan

cara menghadapi pelakor dengan elegan

Perselingkuhan memang merupakan hal yang tidak diharapkan siapa pun. Namun, terkadang perselingkuhan terjadi tanpa Anda sadari. 

Jika kasus ini terjadi pada Anda, Anda perlu tahu sikap menghadapi pelakor yang tepat. Ingat, Anda-lah istri sah suami Anda. Jadi, buat apa takut?

Ada beberapa cara yang bisa Anda terapkan agar dapat menghadapi keberadaan pelakor dengan berwibawa dan elegan. Anda bisa mengetahuinya pada penjelasan berikut.

Tetap Kontrol Emosi Anda

Mengetahui suami Anda direbut oleh sang pelakor memang bisa bikin emosi amburadul. Anda pun mungkin sangat marah karena suami Anda mendua di belakang. 

Akan tetapi, jika Anda ingin menyelesaikan masalah dengan menemui si pelakor secara langsung, maka akan lebih baik jika Anda mengontrol emosi. Pasalnya, apabila Anda menghadapi masalah perselingkuhan ini dengan emosi yang meledak-ledak, belum tentu sikap tersebut bisa memperbaiki situasi. 

Di sisi lain, menghadapi pelakor dengan sikap yang tenang dan tegas membuat Anda terlihat percaya diri. Bisa jadi juga si pelakor jadi keder sendiri melihat wibawa yang Anda miliki. 

Komunikasi dengan Suami

Sebagai salah satu pihak yang melakukan perselingkuhan, suami Anda pun bersalah terlepas dari siapa pun yang mulai ‘menggoda’. Nah, karena Anda masih menjadi istri sah, sudah sewajarnya jika Anda membicarakan kasus ini dengan suami. 

Ingat, jangan biarkan amarah Anda meledak-ledak di depan suami. Kendalikan emosi Anda, dan bicaralah perlahan-lahan tentang hubungan Anda. Tanyakan apa alasan mengapa suami berselingkuh. Namun, jangan terbawa emosi jika suami menjelekkan Anda karena beberapa hal. 

Tujuan komunikasi ini tentu untuk membawa hubungan Anda kembali membaik. Namun, jika Anda belum berhasil mengomunikasikan hal ini dengan akhir yang baik, tak ada salahnya melibatkan peran keluarga sebagai penengah. 

Gali Informasi

Oke, Anda mungkin sudah sadar bahwa suami Anda main hati. Akan tetapi, siapa yang jadi pelakornya? Nah, kalau Anda masih belum tahu pasti, jangan asal tunjuk orang sembarangan, ya!

Anda perlu menggali informasi dengan baik sebelum akhirnya memutuskan untuk menjumpai si pelakor. Pastikan orang yang Anda juluki ‘pelakor’ itu memang benar-benar orang yang membuat suami Anda mendua. 

Jika diperlukan, Anda bisa menggunakan jasa detektif perselingkuhan supaya Anda bisa mendapatkan informasi yang lebih valid. Dengan demikian Anda tidak salah tunjuk dan tuduh orang lain yang bukan selingkuhan suami Anda.

Temui Pelakor dengan Tenang

Anda mungkin ingin sekali melabrak si pelakor yang merebut suami Anda. Eits, tahan-tahan, ya emosinya. Pastikan Anda mengontrol emosi agar masalah tidak malah semakin rumit ketika Anda menjumpai si pelakor.

Anda juga sebaiknya punya alasan khusus untuk bertemu dengan si pelakor. Pikir matang-matang mengapa bertemu dengan si perebut suami menjadi agenda yang harus terlaksana. Bertemu dengan seseorang yang sudah merebut suami Anda tentu akan berdampak ke psikologi Anda.

Kalaupun Anda sudah bertekad ingin melabrak si pelakor, membawa serta suami Anda diam-diam menemui si pelakor merupakan solusi yang tepat. Hal ini merupakan salah satu cara yang efektif untuk memberikan rasa jera baik bagi suami maupun si pelakor. 

Tetapi, perlu diingat bahwa melabrak tidak selamanya mengharuskan Anda untuk marah-marah, lho. Justru biarkan sikap tenang Anda jadi senjata intimidatif yang membuat suami dan si pelakor jadi gugup sendiri karena ketahuan. Pancarkan wibawa Anda, dan hadapi kedua orang yang melukai Anda dengan sikap yang tenang. 

Jangan Terlihat Takut

Sekali lagi, kalau Anda ingin menang ketika menghadapi pelakor, pastikan Anda tidak takut akan tatapan sinis dan nyinyiran dari wanita tersebut ketika bertemu. Tunjukkan kekuatan Anda sebagai istri sah, dan perlihatkan sikap ini baik di depan pelakor maupun di depan suami. 

Sikap tak gentar, ditambah dengan sikap tegas dan tenang dapat membuat Anda tampak sebagai wanita yang tak mudah dipermainkan.

Pikirkan dengan Tenang

Agar dapat menyelesaikan masalah ini dengan baik, abaikan pikiran kalut Anda untuk sementara dan berpikirlah langkah apa yang ingin Anda ambil selanjutnya. Mungkin untuk menentukan jawabannya perlu waktu yang tidak sedikit. Anda tak perlu cemas, tenangkan pikiran Anda terlebih dahulu dan temukan jawaban yang Anda cari.

Diskusikan dengan Keluarga

Cara selanjutnya adalah mendiskusikan masalah ini dengan keluarga Anda. Anda juga bisa mengajak suami apabila memungkinkan. Dengan demikian, keluarga Anda bisa mengetahui permasalahannya dan dapat membantu memberikan saran terbaik bagi Anda dan suami.

Nah, itulah beberapa saran cara menghadapi pelakor yang bisa Anda manfaatkan. Semoga bisa bermanfaat, ya!

Post Tagged with

Leave a Reply

Your email address will not be published.