Site icon Detektif Nusantara

Mengenal Tugas Detektif Swasta di Indonesia

Detektif merupakan salah satu profesi yang dapat Anda kenal melalui film atau karya fiksi. Dari sumber-sumber tersebut, mungkin Anda merasa sudah mengenal betul apa saja tugas detektif. Biasanya, kebanyakan orang akan berpikir bahwa tugas utama seorang detektif adalah melakukan penyelidikan.

Memang benar, tugas detektif adalah melakukan penyelidikan. Tetapi, ada rangkaian tugas detektif yang perlu dilaksanakan ketika seorang detektif melakukan penyelidikan. Penasaran apa saja tugas-tugas tersebut? Yuk, ketahui jawabannya di artikel berikut!

Tugas Seorang Detektif Swasta

Dalam menjalani profesinya, seorang detektif akan melakukan tugas-tugas berikut, antara lain:

1. Mendengarkan keluhan dan cerita dari klien

Sebelum melakukan penyelidikan, seorang detektif tentu perlu mengetahui permasalahan klien melalui konsultasi. Maka dari itu, detektif perlu mendengarkan cerita klien secara saksama. Tak jarang, detektif akan meminta beberapa informasi pendukung yang dimiliki klien untuk mempermudah analisis dan proses penyelidikan nantinya.

2. Membuat analisis awal berdasarkan data dari klien

Setelah mengetahui permasalahannya, tugas detektif selanjutnya adalah membuat analisis yang didasarkan pada data yang diberikan klien. Dari analisis inilah dugaan awal dari suatu permasalahan dapat ditetapkan. 

Selain menyusun dugaan awal, proses analisis ini perlu dilakukan agar detektif lebih mudah menyusun langkah-langkah penyelidikan yang akan dilakukan nanti. 

Tak hanya itu, detektif juga bisa membuat list data apa saja yang bisa memperkuat hasil penyelidikan. Dengan demikian, hasil penyelidikan bisa sempurna tanpa celah.

3. Membuat rancangan tindakan penyelidikan yang akan dilakukan

Tugas detektif selanjutnya adalah membuat rencana penyelidikan. Berdasarkan informasi yang diberikan klien dan analisis awal yang dibuat, detektif akan menentukan bagaimana proses penyelidikan akan dilakukan, di mana penyelidikan akan dilakukan, dan alat apa saja yang dibutuhkan. 

Jika diperlukan, detektif pun bisa membuat rencana backup apabila rencana awal tidak berjalan sesuai yang diinginkan.  Karena proses ini merupakan hal yang penting, akan lebih baik jika detektif tidak merencanakan hal ini dengan tergesa-gesa.  

4. Melakukan penyelidikan dan menganalisis data yang didapat

Dengan rencana yang telah disusun, detektif akan menjalankan rencana penyelidikannya untuk mengumpulkan data-data penguat dugaan. Data yang diperlukan bisa hadir dalam berbagai bentuk—tergantung dengan kasus yang sedang dihadapi.

Data yang diambil pun bukan sembarang data. Data tersebut harus relevan dengan kasus yang dihadapi. Jumlahnya pun bisa jadi tidak sedikit. Cara yang digunakan untuk mendapatkan informasi tersebut juga terkadang perlu melibatkan teknik khusus yang hanya dimiliki oleh profesional. 

Menemukan informan dan mengusut informasi juga biasanya dilakukan detektif dalam menjalankan tugasnya. Tentunya, mengusut informasi dari informan pun perlu dilakukan dengan smooth jangan sampai informan tersebut kabur karena curiga atau takut.

Setelah mengumpulkan data, detektif akan mengaitkan informasi-informasi yang sudah ia dapatkan lalu menganalisisnya. Analisis tersebut diperlukan untuk menyimpulkan ‘jawaban’ dari masalah yang diajukan klien. 

Untuk proses analisis ini, Anda bisa menganalogikannya dengan sebuah puzzle. Ketika Anda bermain puzzle, Anda ‘diminta’ untuk mengumpulkan kepingan-kepingan puzzle yang tercecer dan menyusunnya menjadi gambar yang utuh. Nah, tugas dari seorang detektif tidak jauh dari analogi tersebut. Detektif mencari kepingan data/informasi yang dibutuhkan untuk menyimpulkan jawaban yang dibutuhkan klien.

5. Membuat laporan atau menjelaskannya kepada klien

Jika penyelidikan sudah selesai, tugas selanjutnya yang akan dilakukan detektif adalah membuat laporan dan/atau melaporkannya secara langsung kepada klien. Namun, perlu diingat bahwa detektif tidak hanya memberikan kesimpulan dari penyelidikan saja. Detektif juga akan memberikan bukti-bukti penguat yang mendukung kesimpulan tersebut.

Kemampuan yang Perlu Dimiliki Detektif dalam Mengungkap Kasus

Setelah mengetahui tugas-tugas dari seorang detektif, tentu Anda bisa memperkirakan bahwa ada banyak skill yang wajib dimiliki detektif dalam mengungkap sebuah kasus. Beberapa skill tersebut adalah sebagai berikut:

Selain keempat kemampuan tersebut, detektif juga memerlukan kemampuan bernegosiasi yang baik terhadap pihak-pihak yang terlibat dengan penyelidikan. Bukan cuma itu, kemampuan untuk menyamar juga diperlukan ketika menggali informasi terlebih jika informasi tersebut susah didapatkan dengan cara biasa.  

Nah, itulah beberapa tugas detektif dan beberapa kemampuan yang diperlukan detektif untuk menyelesaikan tugasnya. Sangat menarik, bukan?

Exit mobile version